Membantu fakir miskin dan yatim

Program Donatur/ Donasi untuk anak yatim, piatu, fakir miskin dan dhuafa.

Program pembinaan dan pendidikan kepada anak yatim, yatim piatu, fakir dan miskin dhuafa.
Yang akan di program mengikuti pendidikan dari jenjang dasar sampai perguruan tinggi dan untuk program ini peserta didik dari kaum yang di maksudkan diatas dilaksanakan tanpa di kenakan biaya apapun.
Program ini di pusatkan pelaksanaan nya di pesantren Ath thoifah Almanshuroh. Jln benteng. Link.1. Kel. Paluh kemiri. Kec. Lubuk pakam. Deliserdang Sumut.

Pesantren Ath thoifah Almanshuroh di tahun ini H ini membuka seluas luasnya untuk pembinaan yg di maksud diatas.
Dengan dasar program ini adalah untuk mengamalkan apa yang di firman kan Allah ta’ala dan sabda Rasullullah shalallahu alaihi wasallam sebagai berikut…..

 

Mendidik dan membiayai anak yatim atau anak yatim piatu memiliki keutamaan besar dalam Islam, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Berikut penjelasannya…

1. Keutamaan dalam Al-Qur’an

a. Menyantuni anak yatim sebagai bentuk ketakwaan dan kebaikan

Surah Al-Baqarah ayat 177:

> لَّيْسَ الْبِرَّ أَن تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ… وَآتَى الْمَالَ عَلَىٰ حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ…

 

Artinya:
“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian… dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat, anak-anak yatim…”
(QS. Al-Baqarah: 177)

b. Ancaman bagi yang menelantarkan anak yatim

Surah Al-Ma’un ayat 1-2:

> أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ، فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ

 

Artinya:
“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim.”
(QS. Al-Ma’un: 1–2)

2. Keutamaan dalam As-Sunnah

a. Kedekatan dengan Nabi di surga

Hadis dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu:

> أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا
وَقَالَ بِإِصْبَعَيْهِ السَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى، وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا

 

Artinya:
“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,”
Rasulullah memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, serta merenggangkan keduanya.
(HR. Al-Bukhari, no. 5304)

b. Ganjaran besar dalam menyantuni anak yatim

Hadis riwayat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:

> خَيْرُ بَيْتٍ فِي الْمُسْلِمِينَ بَيْتٌ فِيهِ يَتِيمٌ يُحْسَنُ إِلَيْهِ، وَشَرُّ بَيْتٍ فِي الْمُسْلِمِينَ بَيْتٌ فِيهِ يَتِيمٌ يُسَاءُ إِلَيْهِ

 

Artinya:
“Sebaik-baik rumah kaum Muslimin adalah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim yang diperlakukan dengan baik. Dan seburuk-buruk rumah kaum Muslimin adalah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim yang diperlakukan buruk.”
(HR. Ibnu Majah, no. 3679 – dinilai hasan oleh Al-Albani)

Dengan ini kami juga mempersilahkan bagi para kaum muslimin dan muslimat yang turut ingin ambil bagian amal kebajikan ini … Kami persilahkan menjadi donatur pembiayaan program tersebut diatas sesuai dengan kemampuan yang dimiliki…

Dan dapat menghubungi :

Ustadz abu Muhammad Ramzan Ustman hafidzahullah ta’ala. No hp/wa : 085272598756.

 

Berita resmi dari pondok pesantren Ath thoifah Almanshuroh.
Lubuk pakam. 2 Rabiul akhir 1447H/24 September 2025 M.

Pimpinan pesantren.

Ustadz Nazlil Fauzi.S.Ag.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *